75+ Pantun Ucapan Maulid Nabi Singkat dan Menyentuh Hati
Butuh pantun ucapan Maulid Nabi singkat? Temukan 75+ contoh pantun 2 dan 4 baris untuk status WA, IG, atau dikirim ke keluarga dan teman.

Saat bulan Rabiul Awal tiba, hati kita dipenuhi kegembiraan untuk menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Salah satu cara terindah untuk berbagi kebahagiaan ini adalah dengan saling mengirimkan ucapan. Di tengah kesibukan dan cepatnya arus informasi, sebuah ucapan yang singkat, tulus, dan berkesan tentu akan lebih menyentuh.
Di sinilah peran pantun ucapan Maulid Nabi yang singkat menjadi begitu penting. Pantun adalah warisan budaya kita yang kaya akan makna. Dengan formatnya yang ringkas, ia sangat cocok untuk dikirim melalui WhatsApp, dijadikan status di media sosial, atau diucapkan secara langsung.
Artikel ini didedikasikan untuk Anda yang mencari inspirasi pantun Maulid yang tidak bertele-tele namun tetap sarat makna. Kami telah mengumpulkan puluhan contoh pantun 2 baris dan 4 baris yang bisa langsung Anda salin atau modifikasi.
Kekuatan Pantun Singkat sebagai Ucapan
Mengapa memilih pantun singkat?
-
Mudah Diingat: Iramanya yang khas membuat pesan Anda menempel di benak penerima.
-
Langsung ke Inti: Tanpa perlu kalimat panjang, pesan cinta dan selamat tersampaikan dengan padat.
-
Terasa Personal: Mengirim pantun terasa lebih personal dan kreatif dibandingkan hanya meneruskan pesan generik.
-
Cocok untuk Semua Platform: Dari status WhatsApp yang singkat hingga caption Instagram yang menarik, pantun selalu pas.
Kumpulan Pantun Ucapan Maulid Nabi 2 Baris (Karmina)
Pantun kilat atau karmina ini sangat efektif untuk ucapan yang cepat dan berkesan.
-
Bulan Maulid bulan gembira, perbanyak cinta pada Baginda.
-
Beli kurma di tanah Arab, syafaat Nabi selalu diharap.
-
Lihat pelangi warnanya indah, Maulid Nabi bulan penuh berkah.
-
Makan roti pakai selai, akhlak Nabi mari kita teladani.
-
Ada awan di atas atap, selawat dilantun tak pernah senyap.
-
Pohon jati kuat kayunya, Nabi Muhammad suri tauladan kita.
-
Minum teh di waktu senja, cinta Nabi selamanya di dada.
-
Sungai Nil airnya jernih, hati rindu pada Nabi terpilih.
-
Jahit baju dengan benang, Maulid Nabi telah datang.
-
Burung hinggap di atas dahan, selamat menyambut hari kelahiran.
-
Beli kitab di toko buku, Muhammad Nabiku engkaulah idolaku.
-
Mentari terbit di ufuk timur, semoga hidup kita semakin makmur.
-
Bunga mekar di dalam taman, mari tingkatkan iman dan ketakwaan.
-
Dari hulu sampai ke hilir, selawat terus kita alirkan.
-
Ada semut di atas gula, Nabi Muhammad manusia paling mulia.
Kumpulan Pantun Ucapan Maulid Nabi 4 Baris
Pantun klasik 4 baris ini memberikan ruang lebih untuk menyampaikan pesan dengan lebih dalam, namun tetap ringkas.
A. Pantun Penuh Rasa Syukur
-
Bunga mawar warnanya merah,
Tumbuh subur di halaman rumah.
Maulid Nabi bulan penuh berkah,
Sebagai tanda kasih Allah. -
Pergi ke pasar membeli kurma,
Untuk dimakan bersama-sama.
Selamat datang bulan mulia,
Bulan kelahiran Nabi tercinta. -
Langit cerah berwarna biru,
Tempat elang terbang melayang.
Telah lahir seorang guru,
Pembawa rahmat dan kasih sayang. -
Sungguh indah untaian mutiara,
Jadi hiasan sang permaisuri.
Syukur pada Tuhan Yang Esa,
Telah utus Nabi sang pemberi. -
Jika ingin memancing ikan,
Jangan lupa membawa umpan.
Hari kelahiran kita rayakan,
Sebagai wujud rasa keimanan.
B. Pantun Ajakan Berselawat
-
Jalan-jalan di hari Ahad,
Melihat anak bermain bola.
Lantunkan selawat untuk Muhammad,
Agar kelak dapat pahala. -
Sungguh manis si gula batu,
Dicampur teh di dalam cawan.
Janganlah lupa setiap waktu,
Kirim selawat pada junjungan. -
Burung dara terbang melayang,
Hinggap sebentar di pohon randu.
Wahai Nabi yang kami sayang,
Selawat kami tanda rindu. -
Naik kuda di padang rumput,
Kuda berlari dengan kencang.
Bibir basah selawat disebut,
Semoga hati menjadi tenang. -
Duduk santai di atas bangku,
Sambil membaca surat kabar.
Shollu 'alan Nabi selalu,
Agar rezeki mengalir lancar.
C. Pantun tentang Meneladani Akhlak
-
Pohon mangga buahnya lebat,
Dipetik satu untuk dimakan.
Jika ingin hidup selamat,
Ajaran Nabi mari amalkan. -
Beli baju di toko langganan,
Bahannya katun terasa nyaman.
Sifat jujur jadi pedoman,
Seperti Nabi di sepanjang zaman. -
Indah nian bunga raflesia,
Tumbuh mekar di dalam hutan.
Beliau contoh bagi manusia,
Penuh sabar dan kelembutan. -
Kalau tuan pergi ke hulu,
Carilah rotan untuk keranjang.
Contohlah akhlak Nabi selalu,
Agar hidup disayang orang. -
Dari Depok ke Kota Tua,
Naik kereta di waktu pagi.
Sayangi anak dan orang tua,
Itulah sunah dari sang Nabi.
Tips Membuat Pantun Ucapan Singkat Sendiri
Ingin membuat ucapan yang lebih personal? Coba buat pantun Anda sendiri.
-
Tentukan Satu Pesan: Pilih satu tema utama, misalnya "syukur", "ajakan selawat", atau "teladan akhlak".
-
Buat Isinya Dulu: Tulis baris ke-3 dan ke-4 terlebih dahulu. Inilah inti pesan Anda.
-
Cari Sampiran Sederhana: Cari kata-kata untuk baris ke-1 dan ke-2 yang berima dengan isi Anda. Sampiran tidak harus berhubungan langsung, yang penting rimanya pas (A-B-A-B).
Cara Terbaik Membagikan Pantun Ucapan
-
Di WhatsApp: Kirim pantun pilihan Anda di grup keluarga atau teman. Tambahkan emoji agar lebih ceria.
-
Di Instagram atau Facebook: Jadikan pantun sebagai caption untuk gambar kaligrafi, masjid, atau ilustrasi yang bertema Maulid.
-
Sentuhan Personal: Saat mengirim ke seseorang secara pribadi, jangan lupa sebutkan namanya agar terasa lebih hangat.
Semoga kumpulan pantun ucapan Maulid Nabi yang singkat ini bisa membantu Anda menyebarkan kebahagiaan dan pesan cinta di hari yang mulia ini. Selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW!
What's Your Reaction?






