60+ Pantun Maulid Nabi untuk Anak Sekolah (SD & SMP)
Kumpulan pantun Maulid Nabi untuk anak sekolah (SD/SMP) yang singkat, lucu, dan mendidik. Cocok untuk tugas, lomba, atau acara Maulid di sekolah.

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di sekolah selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Suasananya meriah, penuh dengan kegiatan yang menambah ilmu dan iman, mulai dari lomba cerdas cermat, menghias kelas, hingga mendengarkan ceramah. Nah, ada satu cara lagi untuk membuat acara Maulid di sekolah jadi lebih hidup dan berkesan, yaitu dengan pantun!
Pantun adalah cara yang sangat baik untuk mengajarkan anak-anak tentang kemuliaan akhlak Nabi Muhammad SAW. Dengan bahasa yang sederhana dan irama yang menyenangkan, pesan-pesan kebaikan bisa tersampaikan dengan lebih mudah dan tidak terasa menggurui.
Artikel ini adalah "harta karun" pantun Maulid yang dirancang khusus untuk anak sekolah, baik tingkat SD maupun SMP. Pantun-pantun ini bisa digunakan untuk tugas sekolah, materi lomba, diucapkan saat tampil di panggung, atau sekadar untuk menambah kemeriahan acara.
Kenapa Belajar Tentang Nabi Lewat Pantun Itu Seru?
Mengajak anak-anak untuk mengenal Rasulullah lewat pantun memiliki banyak manfaat, di antaranya:
-
Mudah Dihafal: Strukturnya yang berima membuat pantun lebih mudah diingat oleh anak-anak dibandingkan teks biasa.
-
Menyenangkan: Iramanya yang ritmis membuat proses belajar terasa seperti bermain.
-
Mengasah Kreativitas: Anak-anak bisa terinspirasi untuk mencoba membuat pantun versi mereka sendiri.
-
Mendidik Karakter: Pesan tentang kejujuran, kasih sayang, dan sifat-sifat mulia Nabi bisa ditanamkan secara halus.
Kumpulan Pantun Maulid Nabi untuk Anak Sekolah
Berikut adalah kumpulan pantun yang dibagi berdasarkan tema-tema yang mudah dipahami oleh anak-anak.
A. Pantun tentang Kegembiraan Menyambut Maulid
Pantun ini cocok untuk menyemarakkan suasana dan menunjukkan rasa gembira menyambut hari kelahiran Nabi.
-
Beli balon warnanya biru,
Ditiup kencang untuk acara.
Hatiku senang tiada terkiru,
Menyambut Maulid penuh gembira. -
Satu dua tiga empat,
Lima enam tujuh delapan.
Maulid Nabi datang cepat,
Hari kelahiran sang panutan. -
Makan es krim rasa stroberi,
Belinya di dekat taman.
Selamat Hari Maulid Nabi,
Untuk semua teman-teman. -
Ada kepompong jadi kupu-kupu,
Terbang tinggi ke atas dahan.
Aku senang dibelikan baju baru,
Untuk merayakan hari kelahiran. -
Ikan paus ikan hiu,
Berenang-renang di lautan.
Bulan Maulid bulan rindu,
Rindu kepada Nabi junjungan.
B. Pantun tentang Akhlak Baik Nabi (Jujur & Amanah)
Gunakan pantun ini untuk mengajarkan salah satu sifat Nabi yang paling terkenal, yaitu Al-Amin (dapat dipercaya).
-
Pergi ke warung membeli paku,
Untuk membetulkan meja kayu.
Nabi Muhammad idolaku,
Tak pernah sekalipun berkata keliru. -
Lihat pelangi di kala senja,
Warnanya indah sekali.
Nabi kita selalu bekerja,
Jujur dan amanah setiap hari. -
Anak ayam turun sepuluh,
Mencari makan di halaman.
Jadi anak jangan suka mengeluh,
Jadilah jujur seperti Nabi pilihan. -
Naik sepeda ke rumah paman,
Jangan lupa membawa oleh-oleh.
Jika ingin punya banyak teman,
Berkata jujur pastilah boleh. -
Pohon kelapa di tepi pantai,
Daunnya melambai-lambai.
Sifat Al-Amin mari kita pakai,
Agar hidup diridai.
C. Pantun tentang Sifat Nabi yang Penyayang
Pantun ini mengajarkan tentang kasih sayang Rasulullah kepada anak-anak, fakir miskin, dan semua makhluk.
-
Burung pipit terbang ke dahan,
Mencari biji untuk dimakan.
Nabi kita sayang tumbuhan,
Tak pernah merusak lingkungan. -
Adik kecil suka menari,
Menari riang di depan kaca.
Nabi sayang anak-anak kecil,
Selalu tersenyum saat menyapa. -
Ada kucing di bawah kursi,
Mengejar seekor tikus.
Kepada binatang Nabi berbudi,
Memberi makan dengan tulus. -
Beli buku dapat pensil,
Untuk dipakai belajar di kelas.
Bantulah orang yang lebih kecil,
Dengan hati yang tulus ikhlas. -
Di atas meja ada piring,
Isinya nasi dan juga rendang.
Nabi tak suka melihat orang pusing,
Selalu menolong dengan hati lapang.
D. Pantun Mengajak Rajin Berselawat
Bagian ini berisi ajakan sederhana agar anak-anak terbiasa melantunkan selawat.
-
Dua tiga anak berlari,
Mengejar bola di lapangan.
Ayo kawan setiap hari,
Kita lantunkan selawat junjungan. -
Kalau haus minumlah es,
Es jeruk nipis segar rasanya.
Daripada main game terus,
Lebih baik kita berselawat saja. -
Ke sekolah naik sepeda,
Pulangnya mampir ke toko buku.
Selawat Nabi jangan dilupa,
Di setiap waktu dan saat itu. -
Pagi-pagi minum susu,
Agar badan sehat dan kuat.
Jangan biarkan hati lesu,
Obatnya adalah selawat.
Yuk, Bikin Pantun Maulid Sendiri!
Bapak, Ibu Guru, dan para orang tua bisa mengajak anak-anak membuat pantun sendiri. Caranya mudah!
-
Pilih Satu Tema: Misalnya, pilih sifat Nabi "Sabar".
-
Buat Isi Pantun (Baris 3 & 4): Ajak anak membuat dua kalimat tentang sabar. Contoh: Nabi kita sangatlah sabar / Walau dihina tak pernah gusar.
-
Cari Kata yang Bunyinya Sama: Cari kata yang akhirannya mirip dengan "sabar" (misalnya: "pagar") dan "gusar" (misalnya: "pasar").
-
Buat Sampiran (Baris 1 & 2): Buat kalimat sederhana dengan kata pagar dan pasar. Contoh: Di depan rumah ada pagar / Ibu pergi belanja ke pasar.
-
Gabungkan:
Di depan rumah ada pagar,
Ibu pergi belanja ke pasar.
Nabi kita sangatlah sabar,
Walau dihina tak pernah gusar.
Ide Kegiatan Seru dengan Pantun Maulid di Sekolah
-
Lomba Membaca Pantun: Adakan lomba membaca pantun Maulid antar kelas dengan kriteria penilaian intonasi dan ekspresi.
-
Membuat Mading Pantun: Setiap siswa menulis satu pantun di kertas warna, lalu ditempel di majalah dinding kelas yang sudah dihias.
-
Kartu Ucapan Pantun: Ajak siswa membuat kartu ucapan Maulid yang berisi pantun untuk diberikan kepada guru, kepala sekolah, atau teman.
Semoga kumpulan pantun dan ide kegiatan ini bisa membuat perayaan Maulid Nabi di sekolah menjadi lebih berwarna, mendidik, dan penuh makna. Selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW!
What's Your Reaction?






