Cara Kerja YouTube Agar Menghasilkan Uang dengan Cepat

15
Cara Kerja YouTube Agar Menghasilkan Uang

YouTube merupakan sebuah platform yang dapat digunakan untuk membagikan suatu unggahan video. Saat ini, YouTube sudah sangat populer dan digunakan oleh banyak orang di dunia.

Menariknya, YouTube dapat menjadi salah satu peluang usaha yang menghasilkan uang. Platform ini menawarkan peluang luar biasa dengan cara menjangkau audiens yang luas.

Bahkan YouTube dapat meningkatkan brand awareness dan mendorong pertumbuhan bisnis. Lalu, bagaimana cara kerja YouTube agar menghasilkan uang?

Bagaimana Cara Kerja YouTube Agar Menghasilkan Uang dengan Mudah?

Cara kerja YouTube agar dapat menghasilkan uang cukup mudah dilakukan. Dikutip dari laman resmi youtube.com, para konten kreator dapat membuat akun bisnis YouTube dengan mudah. 

Dengan akun YouTube bisnis atau YouTube studio para pengguna dapat mengaktifkan monetisasi. Sebuah akun dapat menghasilkan uang dari YouTube dengan mendaftar dan diterima pada YouTube Partner Program. 

Pihak YouTube akan melakukan peninjauan terhadap akun dan mengecek persyaratan yang dibutuhkan.

Proses ini merupakan tahap agar akun YouTube mendapatkan fitur monetisasi. Jika fitur monetisasi sudah aktif, maka YouTuber berhak mendapat pemasukan dari beberapa sumber seperti iklan, akun berlangganan, galeri merchandise, super chat, dan dari YouTube Premium.

Beberapa sumber pendapatan dari YouTube, seperti langganan kanal dan galeri merchandise, mengharuskan akun memiliki lebih dari 1.000 subscribers.

Perlu diketahui, subscribers bukanlah metrik untuk menghitung jumlah pendapatan YouTuber. Jumlah subscribers biasanya hanya berpengaruh pada konten video yang diunggah. 

Makin banyak subscribers, maka semakin besar kemungkinan video-video tersebut disukai, dibagikan, dan diberikan komentar. Walaupun YouTube tidak menghitung jumlah subscribers untuk menghitung pendapatan, tapi banyaknya subscribers juga sangat penting untuk kemajuan kanal. 

Bisa jadi akan lebih banyak penonton loyal yang setia menunggu konten video mu, sehingga akan menaikkan jumlah views yang berpengaruh langsung terhadap pendapatan dari YouTube. Untuk dapat memonetisasi video Anda, Anda harus terlebih dahulu mengaktifkan monetisasi di akun bisnis YouTube Anda. 

Untuk mengaktifkan monetisasi, Anda harus bergabung dengan Program Mitra YouTube (YPP) dan memenuhi beberapa persyaratan.

Persyaratan Monetisasi YouTube

Sebelum Anda dapat mengaktifkan monetisasi, akun Anda harus memenuhi beberapa persyaratan minimum yang ditetapkan oleh YouTube, yaitu:

  • Memiliki 1.000 subscriber di akun Anda.
  • Memiliki 4.000 jam waktu tonton publik dalam 12 bulan terakhir.
  • Mematuhi semua kebijakan monetisasi YouTube.
  • Menghubungkan akun AdSense.

Langkah-langkah Mengaktifkan Monetisasi Akun Bisnis YouTube

Melansir laman support.google.com, berikut adalah panduan lengkap dan detail untuk membantu Anda dalam proses ini.

  • Masuk ke akun YouTube Anda yang ingin dimonetisasi.
  • Klik ikon profil Anda di sudut kanan atas dan pilih YouTube Studio.
  • Di menu sebelah kiri, pilih Fitur Lainnya > Monetisasi.
  • Bacalah Persyaratan Program Mitra YouTube dengan seksama dan pastikan Anda memahaminya.
  • Jika Anda setuju dengan persyaratan tersebut, klik Mulai di kartu Daftar ke AdSense.
  • Masukkan informasi akun Google Anda (atau buat akun baru jika belum memiliki) dan ikuti petunjuk untuk membuat akun AdSense.
  • Verifikasi alamat email Anda untuk menyelesaikan proses pembuatan akun AdSense.

Cara Kerja YouTube agar Menghasilkan Uang dengan Iklan

Salah satu cara kerja YouTube agar menghasilkan uang adalah iklan. Iklan YouTube atau YouTube Ads pada dasarnya bekerja dengan sistem lelang dan penargetan yang cerdas. 

Berikut ulasan lengkap mengenai cara kerja YouTube agar menghasilkan uang melalui iklan.

1. Lelang Iklan

Bayangkan ini seperti pelelangan. Pengiklan yang ingin menampilkan iklan mereka di video YouTube tertentu akan bertaruh (bid) sejumlah uang.

YouTube kemudian menggunakan berbagai faktor untuk menentukan iklan mana yang akan ditampilkan, tidak hanya berdasarkan tawaran tertinggi, tetapi juga hal-hal seperti relevansi dengan konten video dan audiens.

2. Penargetan Iklan

Di sinilah YouTube menjadi pintar. Platform ini memiliki banyak data tentang penontonnya, seperti:

  • Riwayat penelusuran
  • Video yang pernah ditonton
  • Lokasi
  • Demografi (usia, jenis kelamin)
  • Minat

Dengan data ini, YouTube dapat mencocokkan iklan dengan video yang kemungkinan besar akan diminati oleh penonton. Misalnya, jika kamu menonton video tentang resep masakan Italia, kamu mungkin akan melihat iklan untuk produk saus pasta atau peralatan dapur.

3. Format Iklan

Iklan YouTube tidak hanya satu jenis. Ada beberapa format yang dapat muncul di video, antara lain iklan video yang dapat dilewati (skippable video ads).

Jenis iklan ini adalah format iklan video pendek yang biasanya berdurasi 5-20 detik dan penonton dapat melewatinya setelah beberapa detik. Sementara itu, iklan video yang tidak dapat dilewati (non-skippable video ads) adalah format iklan ini tidak bisa dilewati penonton dan biasanya berdurasi singkat.

Iklan banner (display ads) yakni Jenis iklan berupa gambar atau teks yang muncul di bagian samping atau bawah pemutar video. terakhir, bumper ads yakni klan video berdurasi sangat pendek, biasanya sekitar 6 detik, yang muncul sebelum atau sesudah video.

4. Sistem Pembayaran

Ada dua cara utama kreator YouTube dibayar dari iklan:

Cost-per-thousand impressions (CPM)

Kreator dibayar berdasarkan jumlah tayangan yang didapatkan iklan. Misalnya, jika CPM kamu adalah $5, maka kamu akan dibayar $5 untuk setiap 1.000 kali iklan ditayangkan di video kamu, terlepas dari apakah penonton mengklik iklan tersebut.

Cost-per-click (CPC)

Kreator dibayar setiap kali penonton mengklik iklan yang tampil di video mereka. Pembayaran CPC biasanya lebih tinggi daripada CPM, tetapi CTR (Click-Through Rate) yang tinggi dibutuhkan untuk menghasilkan pendapatan yang baik.

Singkatnya, Iklan YouTube mempertemukan pengiklan dengan audiens yang tepat melalui sistem lelang dan penargetan. Kreator kemudian mendapat bagian dari pendapatan iklan tersebut berdasarkan tayangan atau klik yang dihasilkan.

Demikian ulasan cara kerja YouTube agar menghasilkan uang. Dengan mengikuti panduan di atas, konten kreator dapat menghasilkan uang menggunakan YouTube dengan mudah.

Ivan Firmansyah
WRITTEN BY

Ivan Firmansyah

SEO expert with a proven track record of boosting organic search visibility. Skilled in technical SEO, keyword research, on-page optimization, and link building. Successfully spearheaded campaigns that resulted in a 30% increase in high-quality leads, driving sales growth.